Skip to main content

Lembur

Sekarang nih, dt masih di kantor. Untuk pertama kalinya ngelembur sampe lewat jam enam malem.

Ceritanya nih, selama kurang dari tiga bulan dt kerja di tempat kerja dt sekarang, sudah tiga orang yang jadi PIC (Person in Charge). Yang pertama, namanya mbak Tanti, yang resign karena kudu ngikut suaminya pindah tugas ke Kupang. Yang kedua, namanya mbak Daniyar, yang resign karena ga tahan dengan pressure kerjaan. Dan yang ketiga ini namanya mbak Yeyo, yang belum ada sebulan jadi PIC dan semoga bertahan.

Ngerasa sih kalo posisi PIC di kantor dt mirip kek posisi Guru PTIH di Hogwarts pas jaman Harry Potter? Ga ada yang bertahan lebih dari setahun. Bahkan katanya, PIC sebelum mbak Tanti pun cuma setahun kurang sedikit. Keknya posisi ini emang makan tumbal ya.. Hot seat.. Yang duduk di sana ga bisa lama saking panasnya itu tempat duduk.

Nah, sebenernya sih dt ga ngelembur. dt cuma nemenin mbak Yeyo yang ga berani sendirian di kantor. Konon katanya sih, ini kantor udah ada penunggunya lo. Katanya lagi, penunggunya doyan banget main keyboard di ruang IT, which is di sebelah ruangan dt n PIC dt.. Padahal ini kantor termasuk gedung baru lo.. Biasanya yang berpenunggu kan gedung-gedung tua.. Ah, entah. Toh, dt sendiri belum ngalamin sendiri kejadiannya.

Nemenin orang kerja itu enak-ga enak ya, ternyata. Karena dt dikacangin juga sih, sebenernya. Tapi kesian kalo mbak Yeyo harus sendirian di kantor. Mana dt kan jadi bisa belajar gimana reporting-nya PIC (punya planning untuk jadi PIC gitu, ceritanya :p).

Jam kerja dt kalo hari sabtu gini sebenernya cuma sampe jam 2 siang. Tapi kudu nambahin loyalitas, jadi biasanya kalo sabtu-sabtu stay di kantor baru pulang jam 3. Nah, sekarang molor nih sampe entah nanti jam berapa.

Dan ga ada uang lembur, btw.. :))

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...