Skip to main content

Vacation: Hongkong-Macau (2)

Hari 2 (20130125)

City Tour Day!
Untuk hari ini kami ikutan tour biar ga bingung mau ke mana dan ada tiga tempat yang kami kunjungi hari ini.

Jumbo Kingdom Restaurant

- Avenue of Stars -
Bruce Lee was here!
Semacam Hollywood Walk of Fame tapi jelas isinya nama, tanda tangan, n cap tangan artis Hongkong dan China daratan. Ceritanya (kalo ga salah), ada orang yang kaya banget dan suka banget dengan film, dan Avenue of Stars ini bentuk penghargaannya pada bintang-bintang film Hongkong. Sekarang sih sudah diserahkan ke departemen pariwisata untuk pengelolaan dan perawatannya dengan satu syarat: fasilitas terbuka gratis untuk umum. Jadi negara ga repot ngebuat atau ngebangun wisata baru, tinggal ngerawat aja salah satu magnet pariwisata yang pastinya ngedatengin devisa. Btw, ukuran tangan dt sama kek ukuran tangan Jackie Chan lo.. kecil..

- Victoria Peak -
view from Victoria Peak
Victoria Peak itu gunung paling tinggi di Hongkong. Dulunya kawasan paling elit di Hongkong. And still is. Dulunya cuma orang-orang Eropa (yang saat itu datang menjajah) yang bisa tinggal di daerah ini. Area ini juga punya pemandangan paling keren di seluruh Hongkong. Kita bisa lihat seluruh kota Hongkong atau lautan lepas, tergantung posisi rumah menghadap ke mana, ga heran kalo area ini tetap jadi kawasan elit sampe sekarang. Dan kabarnya sudah tidak ada tanah lagi yang di jual pemerintah di kawasan ini. Hanya rumah-rumah lama yang dibangun sejak jaman penjajahan yang bisa diperjualbelikan. Kalau kelihatan ada rumah barupun itu hasil pembangunan rumah baru di tanah lama.

di dalem trem nih..
Nah, untuk bisa sampai ke puncak kita punya dua pilihan: pakai mobil atau pakai trem. Pilihan kedua lebih menyenangkan, IMO. Tapi untuk bisa naik trem harus ngantri amit-amit panjangnya. Apalagi kalo sudah musim liburan. Berhubung dt lagi ikut tour, acara ngantri naik trem ga pake lama-lama banget karena memang ada jalur antri khusus buat tim yang ikutan tour. Baru dari puncak sana turunnya naik bus. Perjalanan turun juga seru sih sebenernya. Berasa naik roller coaster karena kemiringan jalannya lumayan ekstrem n berliku-liku pake banget.

- Madame Tussauds -
digambar dulu yak.. :D
Di Victoria Peak ada satu mall namanya Peak Tower. Di dalam sana ada Museum Madame Tussauds. Selain ngeliat view kota dan laut lepas dari titik paling tinggi di Hongkong, museum lilin adalah salah satu magnet turis. Ga banyak yang bisa diceritain sih di sini, secara muesum lilin di mana-mana isinya lilin semua. Cuma kali ini museum juga nyediain satu karikatur kalo kita mau digambar. Bayar tentunya.


- Jumbo Restaurant -
nomnomnom XQ
Setelah capek muter-muter, waktunya makan! Jumbo restoran ini gedenya amit-amit dan bakal cantik banget kalo semua lampunya nyala pas malam tiba. Sayang waktu itu dt ke sana pas jam makan siang. Selain ukuran kapalnya yang jumbo, porsi makannya juga jumbo. Hari itu dt semeja bersepuluh dengan manusia kelaparan lainnya yang ternyata ga sanggup buat ngehabisin apa yang tersaji di meja. What a waste. Padahal enaknya pake banget.

Comments

Popular posts from this blog

Data Collecting Story (2)

dt tahu ini telat, tapi tetep aja pengen cerita. Jadi, malam sebelum malam pengambilan data, dt harus nyiapin segala sesuatunya. Dari print dan fotokopi lembar kuisioner dengan cara bikin repot mbak Mar *ngakak setan*, nyiapin timbangan berat badan (yang ini baru beli), nyiapin meteran buat ngukur tinggi badan (yang ini pake meteran baju), sampe nyiapin konsumsi buat responden besok. Nah, persiapan konsumsi ini yang pengen dt ceritain. Rencananya, setelah diwawancara, responden bakal dikasih konsumsi. Bukan nasi kotak mewah yang bisa bikin kenyang, sih. Cuma sekadar air mineral gelas plus dua buah roti yang semuanya dimasukkan ke dalam kotak kertas. Beda sama di Ngalam yang bisa pesen kue dalam kotak dalam jumah sedikit, di MudField ga bakal bisa kecuali kita pesen lebih dari 100 kotak. Padahal dt cuma butuh 70 kotak. Nah kalo pesen 100 siapa yang mau ngabisin sisa 30 kotaknya. Akhirnya beli kue sendiri, beli air mineral sendiri, dan beli kotaknya pun sendiri. Berhubung sudah t...

Routine

Wake up. Fight the traffic. Smile and serve for the next eight hours. Fight another traffic. Sleep. Receive monthly fee. Repeat.  That's basically my life right now.  Kebanyakan orang ngerasa ini normal, tapi dt ga ngerasa gitu. Rasanya ada yang salah dengan rutinitas tanpa tujuan. Kebanyakan orang bekerja karena mereka butuh uang. Well, dt juga butuh uang, tapi uang bukan motivasi utama dt kerja. Tantangan yang dt cari. dt ngerasa pekerjaan kita itu tempat aktualisasi diri. Which I don't feel right now. Mungkin itu yang bikin dt ngerasa ada yang salah dengan rutinitas dt.  Ada keinginan untuk keluar dari rutinitas yang ada sekarang, tapi selalu ada tembok yang bikin dt mikir ulang buat keluar. The Why Wall. Pertanyaan kenapa dt ada keinginan mundur dari rutinitas yang menurut banyak orang menguntungkan karena pekerjaan yang dt jalani sekarang adalah pekerjaan stabil, punya gengsi, mudah, dan berpenghasilan bagus. Dan jawaban kurang menantang kurang bisa...

It's about lying

You Are a Great Liar You can pretty much pull anything over on anyone. You are an expert liar, even if you don't lie very often. Are You a Good Liar? No comment deh... --" You Can Definitely Spot a Liar Maybe you have good instincts. Or maybe you just have a lot of experience with liars. Either way, it's pretty hard for someone to pull a fast one on you. You're like a human lie detector. Can You Spot a Liar? Well, so am I a great liar because i know the techniques? Or is it just in my blood? And the most important question is, am I really a great liar?