Skip to main content

Weekend Trip: Sempu (featuring Dengue)

family road trip!
Beberapa minggu lalu mama bilang kangen pingin jalan-jalan bareng sama seluruh keluarga. Waktu eyang masih hidup, biasanya eyang yang rencanain jalan-jalan keluarga. Semua tinggal duduk manis dan berangkat. Tujuan, kendaraan, ransum, semua sudah disiapin eyang. Sekarang giliran mama yang nyiapin semuanya. Mama sampe beli dua puluhan kaos kembar buat kami. Kali ini kami nyewa mini bus karena ada enam keluarga yang ikut jalan-jalan kali ini. Tujuannya, Sempu. Gegara adek ke sana beberapa bulan lalu dan mama kepingin juga.

ngeroyok tukang kacang
Sabtu pagi kita berangkat dan sampai di Sendang Biru lewat adzan dhuhur. Nyebrang ke pulau Sempu setelah selesai makan kacang rebus, bakar-bakar ikan barakuda dan ikan hiu, foto-foto sebentar, baru balik ke Sendang Biru. Perjalanan lanjut ke Malang. Rencananya sih malam itu mau main sebentar ke Batu Night Spectacular, tapi berhubung macetnya amit-amit kita langsung ke Wonderland Water Resort dan numpang tidur di sana. Baru besoknya, setelah anak-anak kecil main air di kolam, kami baru pulang.

Sounds fun, right? Not for me.

sendang biru to sempu
Sejak malam sebelumnya dt sudah ngerasa ga enak badan. Paginya mulai terasa demamnya tapi dt langsung minum penurun demam biar bisa ikut jalan-jalan. Sebenernya sih lebih pingin ga ikut jalan-jalan. Tapi mama sudah kepingin banget jalan-jalan yang lengkap. Dan ga mungkin juga dt tinggal sendirian di rumah kalo lagi sakit begini. You know, you better be not alone when you can't even help yourself.

Sepanjang perjalanan demam dt ga turun. Sempat turun kalo dikasih minum penurun demam, tapi beberapa jam kemudian balik panas lagi. Sepanjang perjalanan itu juga dt bawaannya tidur mulu. Baru dua hari setelah jalan-jalan dt masuk rumah sakit karena demam makin tinggi. dt dapat diagnosa demam berdarah. Agak kaget sih, secara ga ada bintik-bintik merah yang muncul di badan. Tapi ternyata hasil tes darah emang positif kena Dengue.

adeknya lepas! =))

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...