Skip to main content

[30HM] H1 - Zuhud Pakaian

Kemarin dt lihat video di facebook tentang #stylerepeat atau gimana selebriti pakai baju yang sama di acara yang berbeda. Padahal dulu, yang begini ini berasa tabu dan malu-maluin banget buat si selebritas. Nah, waktu lihat penjelasannya, dt malah terpikir tentang zuhud pakaian.

Zuhud itu apa, sih?

Setahu dt, zuhud itu meninggalkan sesuatu yang tidak ada manfaatnya bagi kehidupan akhirat. Pernah denger kalau zuhud itu hidup sederhana. Pernah denger juga kalau zuhud itu hidup yg meninggalkan keduniawian. Yang terakhir ini berat ya, dengernya. Tapi pasti semua tahu cerita Rasulullah yang pakai baju bertambal, tidur di kasur anyaman, dan tidak menyimpan uang saat hidup zuhud. Mungkin itu contoh zuhud yang paling sempurna lah ya.

Sementara, dt yang cuma remahan ayam geprek sisa kemaren kalo dibandingin sama Rasulullah, berasa belum cukup kuat mental untuk hidup zuhud ala Rasulullah. Yang sempat terpikir baru untuk memulai zuhud pakaian.

Apa lagi itu?

Zuhud pakaian ala dt itu membatasi jumlah pakaian yang dimiliki. Asumsikan lah sepuluh baju rumah dan sepuluh baju pergi. Semuanya punya model dan warna yang sama. Jadi saat bangun pagi ga perlu pusing lagi habisin waktu di depan lemari bingung milih mau pakai baju apa. Jadi ada ekstra waktu buat kegiatan lain. Ada ekstra kapasitas otak buat mikir hal lain.

Karena, jujur aja, hampir setiap malam dt telat tidur karena mikir besok mau pakai baju apa. Terus pilih kerudung dan sepatu yang mana. Belum lagi pilihan warna lipstik dan parfumnya. Ribet ya. Makanya dt pingin mulai zuhud. Walau sebatas pakaian dulu. Walau lemari bakal kelihatan mirip kek lemarinya Mr. Bean. Sama semua.

Kadang penasaran apa semua cewek sama kek dt yang mikirnya kepanjangan kalo urusan baju. Karena dt tahu mama n adek dt punya pola yang ga jauh beda kek dt. Kadang penasaran juga apa ada cowok yang seribet dt kalo urusan baju.

Jadi kapan dt mau mulai zuhudnya?

Wah itu yang entah kapan..

---

Jumlah kata: 310 kata

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...