Skip to main content

Lama Tak Meracau

Setelah sekian lama ga menjamah blog, akhirnya dt pegang lagi.

Dan yeah, banyak yang dt ubah. Mulai dari template baru (yang dengan bodonya dt simpan sampai link pada ilang semua) dan link baru (kalo ada yang merhatiin). Sebenernya udah beberapa waktu lalu dt pengen ngubah semuanya, seluruh hidup dt kalau perlu, tapi berhubung ga mungkin, dt mencoba untuk menata ulang networld dt yang makin amburadul ga karu-karuan ini. Dan memberedel blog adalah salah satu langkah awal.

Selain memberedel blog yang ini, dt juga berencana untuk ngebuat dua blog lagi. Satu untuk artikel gizi dt dan satu lagi untuk alter dt (yang rencananya bakalan keminggris gitu, haha). Tapi ya gitu deh, yang namanya rencana tetep rencana, sampai sekarang cuma ada link blog dengan template cantik tapi belum ada entrinya. Well, semoga semua bisa mulai aktif bulan November nanti. Amin. Dan dalam beberapa waktu ke depan, dengan hadirnya wifi di kosan dt (YAY!), semoga dt bisa membenahi semua dan bisa tertata seperti yang dt inginkan.

Mengaktifasi diri dt yang lain, berarti ada bagian lain yang harus dinonaktifkan. Maklumlah, kapasitas dt kan terbatas. Belum lagi kapasitas dt juga harus dibagi dengan realworld yang makin lama memang makin menyita waktu *lirik dua entri di bawah*. dt berusaha untuk menarik diri dari forum walau dt akui dt masih punya banyak banget tanggungan di sana. Dan walaupun sudah entah sejak berapa abad lalu dt ngajuin pengunduran diri, tapi ga ada yang ngegubris, jadi dt merasa perlu melakukan satu hal yang cukup drastis. Hapus id.

Anyway, sepertinya ada sedikit trouble dengan blogger.com soalnya tampilannya jadi rada ga jelas gini dan ada banyak tombol yang seharusnya ada tapi ga muncul. Tapi ya apa mau dikata, namanya juga gratisan. Gratis kok minta slamet.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Refusing Gift

Pernah menginginkan sesuatu tapi yang didapat ga bener-bener sesuai yang diinginkan? It's happening on me right now. Biasanya saat menghadapi yang kek gini dt bisa dengan legawa menerima dan bersyukur. Tapi ga tahu kenapa kali ini dt malah merasa sebal luar biasa. Jadi ceritanya semalam dt n adek ngomongin tentang mandphone yang lagi dipengenin. Adek pengen nokia X5 dan dt yang lagi naksir android pengen antara samsung 5333 atau LG GW620. Di sini mama ikutan lihat n denger pas dt browsing sambil ber-kya-kya lihat gambar-gambar henpon yang kita pengenin. Entah ada angin apa, barusan mama yang seharian emang keluar ke Surabaya, pulang-pulang dateng n nyodorin sebuah handphone LG layar touchscreen sambil bilang "ini buat kakak" Dan reaksi jujur pertama dt adalah "apaan nih maksudnya?" Sepertinya mama salah nangkep waktu denger n lihat dt semalem. Dikiranya dt pengen henpon touchscreen, mengingat most android emang touchscreen. Mungkin maksud mama mau...

Strangest Period

Menstrual syndrome kali ini benar-benar di luar kebiasaan. Biasanya saat period seperti ini, dt berlimpah energi, senyum terus mengembang, emosi meluap penuh optimisme, intinya masa terbaik dt justru pas masa period itu. Tapi period kali ini beda. Sumpah! Di mulai dari masa pre period dengan emosi labil yang berlebihan. Waktu itu kebetulan dt tanpa sengaja ikut rapat informal yang harusnya ga dt ikuti. Di sana para otak organisasi pada brainstorming memikirkan nasib organisasi ke depannya. Dan dt yang memang ga tahu duduk permasalahannya dan diem aja selama perbincangan itu (waktu itu sebenernya dt lagi asik nulis cerita) malah ngerasa bersalah. Ga jelas banget kan. Waktu itu, sesampai di kosan dt nangis sejadi-jadinya. Perasaan dt penuh rasa bersalah dan dt ngerasa seperti orang paling ga berguna sedunia.  Dan yang masuk golongan parah lagi adalah kemarin sore. Tiba-tiba dt merasa tertekan luar biasa. Depresi. Padahal detik sebelumnya dt masih ketawa-ketawa seneng sambil baca post...