Skip to main content

Ripiu Gath 031008

Ceritanya nih, Manda yang urang Bandung itu mudik ke rumah neneknya yang ada di Surabaya. Berhubung dt yang lagi pulang di Sidoarjo ini ga jauh-jauh amat sama Surabaya, jadilah kita ngerencanain gathering kecil-kecilan. Setiap anak HPI dan anak IH yang ada di Surabaya dihubungi (halah lebay! wong cuma nelpon si Cheeta ama Lissa doang). Rencananya sih, Ummi yang juga mudik ke Surabaya juga diajakin, tapi ternyata pas hari H, Ummi sudah balik ke Malang. Dan Lissa yang niatnya mau ikutan ternyata masih di kampung halamnnya (di mana ya… Lamongan kalo ga salah). Jadilah cuma Cheeta yang nemuin. Bertiga dong? Ya engga dong, kita bawa pasukan juga. Manda ngeborong adek-adek dan sepupunya, Inka, Adam, plus Icha. Nah, dt juga bawa adek plus Fita dan Kiki. Cuma si Cheeta yang single fighter.

Nah, kita semua ngumpul dulu di McD soalnya ini meeting point yang paling gampang. Selain itu, kita juga sekalian makan siang dulu sebelum nonton. Setelah perut terisi dan ga rewel lagi dan Cheeta akhirnya datang (telat nih...), kita naik ke lantai empat di Delta Plasa. Tempat cinema berada. Di studio dua, kita bersembilan nonton pilem yang paling ditunggu abad ini (lebay lagi...) Laskar Pelangi.

Itu film bagus! Sumpah! Walaupun banyak yang sama dengan buku, tapi tetep aja bagus. Dan menurut dt antara pilem dan buku seharusnya berdiri sendiri-sendiri karena emang sama bagusnya (walaupun, sekali lagi, ga sama dengan bukunya =.=”). Padahal dt menantikan perdebatan Lintang sama Pak Mahmud tapi yang ada malah pak Mahmud ngedukung Lintang ngelawan juri. Adegan Ikal-Kapur-A Ling itu juga beda... seharusnya kan mereka berdua sampe bersemuka. Tapi jadinya malah adegan Ikal nangkep kotak kapur dengan sok keren sambil ngintip mukanya A Ling. Tapi boleh juga tuh... wkwkwk... Bling-bling sama bunga Seroja yang muncul waktu kukunya A Ling muncul juga lucu. Ah, terus pas Mahar nyanyi Seroja juga konyol abis. Endingnya mengharukan... si Manda aja sampe mbribis mili (sesenggukan – pen.), si Cheeta malah sampe nangis-nangis.


Selesai nonton, kita duduk dulu di kursi di pujasera dan ngobrol dan poto-poto dikit. Gath berakhir waktu mama dt nelpon nyuruh pulang. Oia, di akhir gath, si Adam ngilang, tapi untungnya udah ketemu XD.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...