Skip to main content

Jobless


Sudah hampir setahun dt nganggur. Bosen banget rasanya. Dan tolong jangan nyuruh dt cari kerja karena cari kerja adalah hal dt lakukan sepanjang waktu. Sayangnya mencari kerja bukan termasuk pekerjaan, kan. Cari kerjaan itu gampang-gampang susah. Dan itu ga bergantung dengan nilai IP atau seberapa pintar seseorang. Lebih ke faktor keberuntungan, IMO.

Jadi, saat dt ketemu temen dan mereka tanya "kerja di mana?" dan dt bilang kalo dt belum dapet kerja, mereka kek shock ga percaya gitu. Terus mulai deh kuliah mereka tentang 'jangan pilih-pilih pekerjaan'. dt sih senyum aja. Toh mereka emang ga tahu udah berapa surat aplikasi lamaran kerja yang dt kirim. Hm.. ada 100 juga lebih mungkin..

Gara-gara ini dt sempet minder. Berasa ga guna banget. Plus mama-papa mulai ikut ketar-ketir ngelihat anaknya ga dapet kerjaan semudah mama-papa dapet kerjaan dulu. Ga heran sih, mengingat mama-papa lulusan ekonomi akuntansi yang tingkat kebutuhannya tinggi dan dibutuhkan di tiap perusahaan. Lah, dt yang lulusan nutrisi ini peluang kerjanya jelas lebih kecil. Jadi sekarang mereka mulai nyuruh dt cari beasiswa untuk lanjutin pendidikan ke tingkat master. Terdengar saran yang bagus ya..

Tapi mama ngasih persyaratan khusus: ambil gelar masternya di luar negri.

Fine. Jadi dt mulai hunting master scholarship buat international student di eropa karena eropa emang yang lumayan tebar-tebar beasiswa. Dan dt nemu prasyarat serupa di seluruh beasiswa master: memiliki pengalaman kerja sesuai bidang minimal satu tahun. Langsung deh berasa ga guna lagi. Gitu sekarang mama malah minta dt keliling konjen di Surabaya buat nanya langsung ada engganya pemberian beasiswa master dari masing-masing konjen.

Bakal keliling Surabaya deh hari ini..

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...