Skip to main content

Single and Happiness


Entry kali ini muncul gara-gara baca timeline twitter Lex dePraxis yang.. well, berhubung dt ga pinter jelasin, mending dt copy-paste:
  • jangan sok bicara cinta jika Anda masih belum bisa menghargai diri sendiri..
  • pedih banget tiap hari ktemu macem2 klien #curhat butuh cinta, pdhl masih ga becus urus diri sendiri..
  • gimana bisa sih ekspek ngurusin cinta dan orang lain, kalo daging dan kulit di badan aja masih ditelantarin..
  • so alasan utama knp banyak hubungan berakhir gagal adl krn emang mulainya terlalu prematur!
  • please take care of yourself, before inviting others to come and join in.. 
  • before investing into other people's life, start by investing A LOT to your own life..
  • pacar TIDAK bertugas membahagiakan Anda, tapi untuk menemani Anda menikmati kebahagiaan!
  • pacar Anda bukan sumber kebahagiaan Anda, apalagi sumber harga diri!
  • jika Anda BELUM bahagia sewaktu lajang, itu tidak akan berubah sedikit pun ketika punya pacar ataupun menikah!
  • don't waste your time with someone who's not already happy before meeting you..
  • you don't get a boy/girlfriend in order to be happy, but to DOUBLE your happiness..
  • salah satu alasan utama kenapa Anda tetap jomblo adalah karena Anda TIDAK BISA bahagia!
  • truly deeply happy person CAN NOT stay single for long, that's a fact!
  • cos truly madly happy person ALWAYS attract people.. automatically!
  • so if you've been single for God knows how long, WORK on your own HAPPINESS first!

Di twit-twit awal dt mah ngangguk-ngangguk setuju, tapi begitu muncul kata jomblo dan single dahi dt langsung mengerut dan muncul 'why attact' di kepala. Ego dt terusik sodara-sodara! Tapi tetep setengah setuju juga sih.. *ngakak geblek*

Yeah, dt single.

Dan ga pernah double, btw.

Dan tolong jangan tanya kenapa.

Tapi dt punya beberapa koleksi jawaban-jawaban favorit untuk menjawab pertanyaan itu. Mulai dari 'ga nyari', 'ga butuh', 'ga tertarik', 'i have so much love to share, i think it's not fair if you ask me to share it only to one person', sekadar mengangkat bahu, atau malah balik tanya 'emang apa fungsinya pacaran?'

And it's true.. dt ga pernah nyari pacar, ga ngerasa butuh pacaran, ga tertarik untuk pacaran, dan ga tahu apa fungsinya pacaran. Buat dt, konsep pacaran itu absurd.

Plus selama ini yang dt lihat dan denger curhatan teman-teman yang pedekate, jadian, pacaran, berantem, putus, bilang kapok tapi cari pacar lagi, itu mirip kek lingkaran setan. Mbulet. Mereka bilangnya, sih seneng punya pacar. Tapi sepengelihatan dt mereka senengnya cuma di tahap pedekate, jadian, masa-awal-pacaran (yang paling banter 3 bulan), di tengah dan buntutnya kebanyakan isinya cemburu, curiga, sakit, dan nangis. Kalo cuma menghabiskan begitu banyak waktu dan energi untuk mencoba bahagia dengan melihat topeng lalu terluka saat melihat wajah dibalik topeng, engga deh, makasih. Mending single.

Tapi dt bukan makhluk-makhluk yang di luar teriak-teriak sok nyanyi-nyanyi 'i'm single and very happy' yang seneng banget denger temennya baru putus terus bilang 'welcome to the club' tapi di dalam gerung-gerung ngiri sama yang udah punya pasangan tiap kali malam minggu datang. I rather say, i'm single and know how to enjoy it.

dt juga bukan makhluk-makhluk yang mengecap dirinya feminis yang bilang bisa melakukan apapun sendiri dan ga membutuhkan lelaki. Yes, i can handle almost anything by myself but deep down i know one day i need my own man.

dt punya gambaran tentang menikah dan membangun keluarga dt sendiri di dalam kepala. Tapi untuk pacaran, sepertinya dt perlu berpikir beberapa kali. Ya, kek yang dt bilang tadi: buat dt, konsep pacaran itu absurd.

Comments

Popular posts from this blog

Routine

Wake up. Fight the traffic. Smile and serve for the next eight hours. Fight another traffic. Sleep. Receive monthly fee. Repeat.  That's basically my life right now.  Kebanyakan orang ngerasa ini normal, tapi dt ga ngerasa gitu. Rasanya ada yang salah dengan rutinitas tanpa tujuan. Kebanyakan orang bekerja karena mereka butuh uang. Well, dt juga butuh uang, tapi uang bukan motivasi utama dt kerja. Tantangan yang dt cari. dt ngerasa pekerjaan kita itu tempat aktualisasi diri. Which I don't feel right now. Mungkin itu yang bikin dt ngerasa ada yang salah dengan rutinitas dt.  Ada keinginan untuk keluar dari rutinitas yang ada sekarang, tapi selalu ada tembok yang bikin dt mikir ulang buat keluar. The Why Wall. Pertanyaan kenapa dt ada keinginan mundur dari rutinitas yang menurut banyak orang menguntungkan karena pekerjaan yang dt jalani sekarang adalah pekerjaan stabil, punya gengsi, mudah, dan berpenghasilan bagus. Dan jawaban kurang menantang kurang bisa...

Strangest Period

Menstrual syndrome kali ini benar-benar di luar kebiasaan. Biasanya saat period seperti ini, dt berlimpah energi, senyum terus mengembang, emosi meluap penuh optimisme, intinya masa terbaik dt justru pas masa period itu. Tapi period kali ini beda. Sumpah! Di mulai dari masa pre period dengan emosi labil yang berlebihan. Waktu itu kebetulan dt tanpa sengaja ikut rapat informal yang harusnya ga dt ikuti. Di sana para otak organisasi pada brainstorming memikirkan nasib organisasi ke depannya. Dan dt yang memang ga tahu duduk permasalahannya dan diem aja selama perbincangan itu (waktu itu sebenernya dt lagi asik nulis cerita) malah ngerasa bersalah. Ga jelas banget kan. Waktu itu, sesampai di kosan dt nangis sejadi-jadinya. Perasaan dt penuh rasa bersalah dan dt ngerasa seperti orang paling ga berguna sedunia.  Dan yang masuk golongan parah lagi adalah kemarin sore. Tiba-tiba dt merasa tertekan luar biasa. Depresi. Padahal detik sebelumnya dt masih ketawa-ketawa seneng sambil baca post...

It's about lying

You Are a Great Liar You can pretty much pull anything over on anyone. You are an expert liar, even if you don't lie very often. Are You a Good Liar? No comment deh... --" You Can Definitely Spot a Liar Maybe you have good instincts. Or maybe you just have a lot of experience with liars. Either way, it's pretty hard for someone to pull a fast one on you. You're like a human lie detector. Can You Spot a Liar? Well, so am I a great liar because i know the techniques? Or is it just in my blood? And the most important question is, am I really a great liar?