Skip to main content

Unusual UTS

Di semester yang ketujuh blok pertama ini, dt cuma punya satu mata kuliah yang harus dipelajari. Dan kebetulan hari ini adalah jadwal UTSnya.

Apa? Terlalu cepat? Yah, namanya juga pake sistem blok. Sistem blok itu, gampangnya sistem triwulan. Jadi, setiap tiga bulan kami, mahasiswa Gizi FKUB angkatan 2005 ini, berganti jadwal kuliah. Masih belum ngeh ya? Gini, misalnya, semester ini kita ngambil 20 SKS dan dibagi menjadi delapan mata kuliah. Itu artinya, di tiga bulan pertama (blok satu) kami cuma belajar empat mata kuliah, dan empat mata kuliah sisanya dipelajari di tiga bulan terakhir (blok dua). Udah ngerti kan? Kalo belum kontak dt langsung. Ntar dt jelasin sampe muntah-muntah.

Oke, kembali ke pokok bahasan. Hari ini dt UTS dengan mata kuliah NutriCare. Sehari sebelumnya, layaknya mahasiswa pada umumnya, dt baca-baca hen ot dengan sistem kebut semalam (ga usah komplain, kalo sistem belajarnya sama :D). Walaupun pake acara ketiduran di tengah-tengah baca hen ot pediatric surgery dan kembali tepar di halaman-halaman digestive surgery dan dilanjutkan ngebaca hen ot setelah sahur dan tetep ketiduran di antara HIV/AIDS dan Cancer, dt berhasil membaca keseluruhan sebelas materi yang meng-eneg-kan.

Dan tibalah saatnya ujian. Celingak-celinguk. Kok sepertinya ada wajah-wajah yang belum hadir ya... Padahal lembar soal dan jawaban sudah dibagi. (Intip-intip... weks! 75 soal dalam 75 menit bo...). Jadilah dt miskolin satu-satu. Dari Juju yang ternyata masih di kosan. Kresna yang entah di mana. Septa yang ternyata sudah di depan pintu. Sampai Mamih Mentul yang ternyata masih di kemacetan dengan angkot yang doyan ngetem tanpa memikirkan kebutuhan cepat para penumpang. Untungnya yang lain-lain ini telat-nya ga kebangetan. Yang paling parah adalah mamih. Dan dt terus memantau bagaimana keadaannya via sms karena ujian udah dimulai.

Mamih: dt, bisa minta tolong ga? Aku ini masih 15 menit lagi baru nyampe. Ini ngangkot n jalanan pada macet. Tolong bilangin sama yang jaga ujian barangkali nanti bisa dikasih tambahan 5 menit ato berapa kek
dt: waduh... keknya ga bisa deh... mending nanti ngomong langsung sama bu Mira (itu nama dosen dt yang cantik~)
Mamih: Bilangin dulu deh dt. Kalo udah telat gini aku masih boleh masuk atau nanti habis ujian langsung nyusul dewe
dt: sip! dah dt bilangin... nanti langsung kontak bu Mira ajah... Semangat! Gunakan waktu buat belajar...

Nah lo... sudah pernah lihat orang ujian nyambi ngetik sms bolak-balik tanpa masalah dengan sang penjaga ujian? Kalian baru saja jadi pendengar ceritanya. Wkwkwkwk...

Dan lima menit kemudian, setelah dt laporan ke bu Mira kalo Mamih bakal telat karena kemacetan, mamih pun dateng dan dapet kesempatan waktu yang sama panjangnya dengan yang dateng on time. Syukur yah...

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...

Tiga Bulan Lewat

Yak, lagi-lagi dt vacuum ngeblog.. *ketawa mengenaskan* Sudah tiga bulan lebih dt ga ngeblog, dan beberapa hal yang terjadi selama tiga bulan ini. I get a job, as a trainer. Tahu sih agak melenceng dari jurusan waktu dt kuliah dulu. But i enjoy it. Dan sepertinya dt bisa lihat arah karir dt ke sebelah mana. Jadi tempat kerja dt adalah sebuah agensi SPG sebuah perusahaan susu multinasional yang sudah tersohor di Indonesia (halah :p). Ngarepnya sih, perusahaan itu bakal ngelirik dan ngerekrut dt dalam waktu dua tahun. Tapi kalau dalam dua tahun ga ada perkembangan yang menurut dt cukup pesat, mungkin dt bakal bertahan setahun lagi sambil cari opsi pekerjaan lain.. I get a partner, either. Dari dunia maya. Yang jelas mama setengah hati dengernya. Emang sih ga ada hujatan atau penolakan, tapi dt ngerasa kalau mama ga sreg saat tahu partner dt itu dt temuin di dunia maya. Mungkin mama takut dt jadi korban penipuan kek di tipi-tipi itu.. Selama itu terjadi beberapa drama yang bisa dt...

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...