Skip to main content

Peran dalam Keluarga

Kebetulan kuliah hari ini mundur empat jam. Yang seharusnya dt kuliah jam sembilan pagi jadi mundur ke jam satu siang. Dan sambil membunuh waktu, dt buka-buka blogthings dan coba beberapa kuis. Ada satu kuis yang jawabannya bikin dt sedikit nganga...


You Are the Mother




You have an abundance of love for humanity. You care about all the people of the world.
You love helping others more than anything else. You love to be needed.

At your best, you unconditionally love people. You are very nurturing.
You are a wise and gentle teacher. You are happy to guide anyone who needs your advice or explanations.

At your worst, you are controlling and overbearing.
You smother people with affection and gifts. And with this attention you give, you are expecting something in return.

What Family Role Do You Play?


Tuh kan... dibilang dt itu -somekind of- keibuan. Shock banget! Karena kebanyakan temen-temen dt bilang kalau dt itu seorang yang kekanakan. Bukannya aneh banget, gimana bisa seorang yang dicap kekanakan oleh banyak orang bisa dicap "the Mother" sama blogthings yang notabene hasilnya didapat dari kumpulan jawaban kita sendiri. Dan dt yakin sudah jawab dengan jujur. Aneh...

Tapi, yang lebih aneh, waktu dt baca definisi hasilnya, dt ga ngerasa kalau definisi itu salah. Sebagian besar bener, malah. Itu yang membuat dt makin heran. Jadi sebenernya dt itu childish apa keibuan? Kalau emang bener childish, kenapa definisi di atas itu sesuai. Kalau emang keibuan, kenapa banyak yang bilang kalau dt childish? Apa mungkin seseorang bisa jadi childish dan keibuan bersamaan?

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...