Skip to main content

My Flash T.T

dt melakukan kesalahan bego hari ini...

Grusa-grusu dan panik sendiri sampe ga lihat jalan keluar simpel di depan mata. Padahal beberapa hari sebelumnya dt ngingetin yang lain kalau seharusnya anak ular tuh ga boleh grusa-grusu. Haha..

Jadi gini ceritanya, hari ini ada rencana konsultasi laporan ke Supervisor magang, pak Fajar. Nah, anak-anak lain pulang sekalian libur dua hari sedangkan dt memilih untuk stay di Sumberpucung biar hemat transport dan biar ga capek di jalan, dan laporan dt, dt rencanain untuk dt kirim via email ke salah satu temen biar di-print-in dan dikumpulin juga ke pak Fajar.

Nah, hari ini dt ke warnet mau ngirim itu laporan. Pas nancepin flashdisk, terjadi satu hal FLASDISK dt GA DETECT! Mati deh! Langsung aja kalang kabut sendiri. Gimana ini... Gimana ini... Walhasil, dt ngontak Diana biar ga nunggu kiriman email dt. Dan dt sempet berpikiran untuk ke Ngalam cuma buat nyerahin laporan (idena Diana tuh sebenernya).

Gimana ke Ngalamnya nih? dt milih naik kereta yang jam 12.15. Pas lagi jalan pulang dari warnet, dt mikir aja terus, apa ga ada jalan lain. Sampe kosan, dt pasrah dan nyiapin yang mau dt bawa ke Ngalam sambil nelpon nyuruk-nyuruk ke Hafrin. Setelah dapet comforting words dari Hafrin, dt nyalain lapotop, mastiin klao flash dt emang ga detect di mana-mana. Padahal sebelum berangkat ke warnet tadi masih bisa. Dan emang beneran ga bisa, haha. Jadinya dt nelpon ke pak Fajar, bilang kalau laporan dt bakalan telat.

Oh iya, itu flash disk jadinya puanuas buangets pas ditancepin di laptop. Ga tau tuh kenapa.

Pas sudah pasrah gitu dan lagi pegang-pegang flashdisk yang lagi panas-panasnya, muncul deh itu ide cemerlang bin brilian. Well, biasa aja sih sebenernya. Ide biar dt ga perlu ngelakuin heroic traveling Sumberpucung-Ngalam-Sumberpucung.

Mau tahu idenya?

Beli CD, burn datanya, ke warnet lagi, kirim deh itu laporan.

Just that simple!

Gitu kok ya ga kepikiran dari awal.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...