Skip to main content

Semoga Malang Mendapatkan Kembali Predikat Dinginnya.

Hari ini Malang disiram hujan. Walau cuma sedikit, jelas rintikan air itu mampu sedikit demi sedikit mengembalikan suasana Malang yang dingin. Paling tidak malam ini akan lebih sejuk daripada malam-malam sebelumnya, dan sepertinya dt perlu mengeluarkan selimut tipis dt. Tahu kan kalau dt punya kebiasaan tidur pake selimut ga peduli seberapa hangat suhu saat dt tidur? Well, tidur pake selimut di sini ga berarti selalu bergelung dalam selimut. Terkadang, saat cuaca pengap tak tertahankan, selimut akan tetap menemani dt walau cuma dt peluk.

Dan sekarang dt sedang menikmati belaian dinginnya angin yang sengaja dt izinkan masuk dengan membuka separuh pintu kamar. Yeah, yang lain juga turut masuk, tentu.

Nyamuk, maksudnya.

Menurut dt dingin dan sejuknya suhu kamar saat dt berangkat tidur nanti akan sebanding kalau harus diiringi pengantar tidur khas para nyamuk yang hanya bisa menghasilkan satu jenis bunyi. Nging. Tapi ga masalah, dt sudah siapin antinyamuk untuk menjamin kenyamanan telinga dt saat berangkat tidur nanti.

Semoga suasana seperti ini akan tetap terjaga.
Semoga esok matahari tak lagi terlalu berani dan membiarkan awan menirai sinar dan panasnya.
Semoga esok awan akan membawa hujan walau hanya sejenak.
Semoga esok hujan mampu menyejukkan hari dan mengundang angin untuk berdansa.
Semoga esok angin berdansa dan mampu memberikan kenyamanan bagi kami.

Dan semoga Malang mendapatkan kembali predikat dinginnya.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Refusing Gift

Pernah menginginkan sesuatu tapi yang didapat ga bener-bener sesuai yang diinginkan? It's happening on me right now. Biasanya saat menghadapi yang kek gini dt bisa dengan legawa menerima dan bersyukur. Tapi ga tahu kenapa kali ini dt malah merasa sebal luar biasa. Jadi ceritanya semalam dt n adek ngomongin tentang mandphone yang lagi dipengenin. Adek pengen nokia X5 dan dt yang lagi naksir android pengen antara samsung 5333 atau LG GW620. Di sini mama ikutan lihat n denger pas dt browsing sambil ber-kya-kya lihat gambar-gambar henpon yang kita pengenin. Entah ada angin apa, barusan mama yang seharian emang keluar ke Surabaya, pulang-pulang dateng n nyodorin sebuah handphone LG layar touchscreen sambil bilang "ini buat kakak" Dan reaksi jujur pertama dt adalah "apaan nih maksudnya?" Sepertinya mama salah nangkep waktu denger n lihat dt semalem. Dikiranya dt pengen henpon touchscreen, mengingat most android emang touchscreen. Mungkin maksud mama mau...

Strangest Period

Menstrual syndrome kali ini benar-benar di luar kebiasaan. Biasanya saat period seperti ini, dt berlimpah energi, senyum terus mengembang, emosi meluap penuh optimisme, intinya masa terbaik dt justru pas masa period itu. Tapi period kali ini beda. Sumpah! Di mulai dari masa pre period dengan emosi labil yang berlebihan. Waktu itu kebetulan dt tanpa sengaja ikut rapat informal yang harusnya ga dt ikuti. Di sana para otak organisasi pada brainstorming memikirkan nasib organisasi ke depannya. Dan dt yang memang ga tahu duduk permasalahannya dan diem aja selama perbincangan itu (waktu itu sebenernya dt lagi asik nulis cerita) malah ngerasa bersalah. Ga jelas banget kan. Waktu itu, sesampai di kosan dt nangis sejadi-jadinya. Perasaan dt penuh rasa bersalah dan dt ngerasa seperti orang paling ga berguna sedunia.  Dan yang masuk golongan parah lagi adalah kemarin sore. Tiba-tiba dt merasa tertekan luar biasa. Depresi. Padahal detik sebelumnya dt masih ketawa-ketawa seneng sambil baca post...