Skip to main content

KTP oh KTP

Hari ini dt berniat memperpanjang masa berlaku KTP dt. Iya, iya, dt tau udah sebulan lewat. Padahal masa aktif tambahan KTP dt cuma dua minggu dari ulang tahun dt kemaren.

Jadilah hari ini dt berniat ke kelurahan untuk ngurus KTP. By the way, apa aja sih yang kudu dt bawa kalo mau memperpanjang KTP? Walhasil, beberapa orang dt tanyain via ym. Setelah tanya sini situ, ditarik kesimpulan dt cukup bawa KTP lama, pas foto, fotokopi KK, dan duit. Yang terakhir itu jelas ga boleh ketinggalan karena penting untuk biaya administrasi. Well, dt ga tahu itu biaya adminastri emang beneran ada apa engga. Tapi warga pasti ditarik biaya dua puluh ribu untuk perpanjangan KTP.

Sesampainya di kelurahan, dt bilang mau memperpanjang masalah, eh, KTP. Yang langsung disodori pertanyaan, "mana pengantar RTnya?" Weh, ternyata pake pengantar RT to.

Petugas1: "iya, pake pengantar RT, mbak."
Petugas2: "emang ketua RTnya siapa mbak?"
dt: "er.. ga tahu, pak.." pasang tampang inosen "kan saya kuliah di Malang, pak." ngeles nih ceritanya
Petugas1: "di Malang mana, mbak?"
dt: "di Brawijaya, pak."
Petugas2: "Pak RTnya sampeyan pak Didik, mbak,"
Alamak! Itu mah tetangga dt persis di kiri rumah!
Petugas2: "Atau langsung pengantar RW juga gapapa. Ke pak Utomo."
Yang itu mah tetangga persis di belakang rumah.

Ternyata yang perlu dt bawa untuk memperpanjang KTP adalah KTP lama, pas foto 2x3, pengantar RT/RW, fotokopi KK, fotokopi bukti PBB rumah, formulir isian, dan jangan lupa, biaya administrasi.

Itu artinya dt belum bisa memperpanjang KTP dt hari ini.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Refusing Gift

Pernah menginginkan sesuatu tapi yang didapat ga bener-bener sesuai yang diinginkan? It's happening on me right now. Biasanya saat menghadapi yang kek gini dt bisa dengan legawa menerima dan bersyukur. Tapi ga tahu kenapa kali ini dt malah merasa sebal luar biasa. Jadi ceritanya semalam dt n adek ngomongin tentang mandphone yang lagi dipengenin. Adek pengen nokia X5 dan dt yang lagi naksir android pengen antara samsung 5333 atau LG GW620. Di sini mama ikutan lihat n denger pas dt browsing sambil ber-kya-kya lihat gambar-gambar henpon yang kita pengenin. Entah ada angin apa, barusan mama yang seharian emang keluar ke Surabaya, pulang-pulang dateng n nyodorin sebuah handphone LG layar touchscreen sambil bilang "ini buat kakak" Dan reaksi jujur pertama dt adalah "apaan nih maksudnya?" Sepertinya mama salah nangkep waktu denger n lihat dt semalem. Dikiranya dt pengen henpon touchscreen, mengingat most android emang touchscreen. Mungkin maksud mama mau...

Strangest Period

Menstrual syndrome kali ini benar-benar di luar kebiasaan. Biasanya saat period seperti ini, dt berlimpah energi, senyum terus mengembang, emosi meluap penuh optimisme, intinya masa terbaik dt justru pas masa period itu. Tapi period kali ini beda. Sumpah! Di mulai dari masa pre period dengan emosi labil yang berlebihan. Waktu itu kebetulan dt tanpa sengaja ikut rapat informal yang harusnya ga dt ikuti. Di sana para otak organisasi pada brainstorming memikirkan nasib organisasi ke depannya. Dan dt yang memang ga tahu duduk permasalahannya dan diem aja selama perbincangan itu (waktu itu sebenernya dt lagi asik nulis cerita) malah ngerasa bersalah. Ga jelas banget kan. Waktu itu, sesampai di kosan dt nangis sejadi-jadinya. Perasaan dt penuh rasa bersalah dan dt ngerasa seperti orang paling ga berguna sedunia.  Dan yang masuk golongan parah lagi adalah kemarin sore. Tiba-tiba dt merasa tertekan luar biasa. Depresi. Padahal detik sebelumnya dt masih ketawa-ketawa seneng sambil baca post...