Skip to main content

Telpon Ga Jelas

Inget waktu dt bilang dt ngilangin nomer lama dt? Well, nomer itu sekarang udah aktif lagi walau ga nyala setiap saat karena harus gantian henpun sama nomer baru. Tapi tenang aja, entar lagi dt cariin henpun buat nomer lama dt.

Kemaren pagi, dt aktifin nomer lama dt buat ngecek dan meriksa siapa tahu ada yang SMS. Ga lama berselang, yang terdengar bukan genta sepeda khas ringtone SMS, justru suara Michael Buble yang sudah lama ga terdengar. Sederet angka yang ga dt kenal muncul di layar henpun. dt pikir itu temen lama dt. Ternyata bukan.

Setelah satu menit lebih terlibat pembicaraan ga jelas, telepon dt tutup dengan "Kalau ga kenal, ga usah kenalan deh, mas. Makasih." End of discussion.

Telepon dari cowok ga jelas yang minta kenalan. Yeah.

Kalau ini kejadian waktu jaman dt SMP dulu, mungkin bakal dt layani and use it as a sandbag. But not this millenium. Suaranya aja udah nunjukin kalo tu orang lossy abis (pinjem istilahnya hitman system nih). Bahkan polanya pun jelas kebaca. Maksa-maksa nanya siapa nama lawan bicaranya tanpa mau memberikan namanya sendiri plus cekikikan kecil sama temennya yang dt yakin mereka ga ngerasa klo dt denger ketawa-ketiwi ga jelas mereka.

dt ngerasa bisa nentuin tingkat kualitas dari keempukan dan kekrispian suara seorang cowok via telpon. Dengan catatan, dt belum pernah ketemu langsung. Biar ga informasi audio dt ga terkontaminasi sama data visual maksudnya. Tapi tentu aja setelahnya berlanjut dengan isi pembicaraan untuk memastikan dugaan dt bener apa engga. Untungnya sampe sekarang dugaan dt belum pernah salah.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Balik Kucing

Apa itu balik kucing? Balik kucing  itu istilah orang jawa saat seseorang memutuskan untuk meninggalkan sesuatu tapi kemudian kembali lagi. So.. yeah, dt akhirnya memutuskan kembali ke blogger *ngakak nista*. Padahal di  blog lama  dt sudah dengan banternya say goodbye dan bilang pindah ke  tumblr  yang juga jarang banget dt isi. Sebenernya dt mulai jarang blogging itu karena keringnya ide nulis. Penyebabnya? Mari kita kembali menyalahkan skripshit dan revishit. Karena kurang bahan yang dibaca. Karena yang dibaca hanya materi tugas akhir. Karena setiap kata diperah hingga tetes terakhir untuk mengisi tiap lembar tugas akhir sampai ga ada yang tersisa untuk blog. Kalau emang ga ada ide nulis, terus ngapain pindah ke tumblr?  Nah, yang ini dt punya dua alasan yang ga penting banget. Satu, karena ternyata alamat site untuk akuisisi nama dt masih tersedia (di blogger sudah taken). Dua, karena dt jatuh cinta dengan satu theme di tumblr. Just it. Setelah ...

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...