Skip to main content

No TV Channel

BAD NEWS!!!

Channel tipi di malang pada menghilang!

Well, ga semuanya ilang sih. Yang ilang itu Trans, Global, Trans7, TvOne, and Metro. It's such disaster! Dan meninggalkan stasiun televisi RCTI, SCTV, Indosiar, Anteve, dan TPI yang kebanyakan acara mereka diisi dengan hal yang ga dt suka. Sinetron.

Yeah, Sinetron.

Hampir semua sinetron jaman sekarang ga dt suka. Secara alur ceritanya itu gitu-gitu aja dan gampang banget ditebak pola ceritanya. Bahkan hanya dengan nonton iklan mereka, dt sudah tahu bakal seperti apa cerita sinetron itu nantinya. Belum lagi dengan segala kelebaian yang mereka usung. Terlalu kaya, terlalu miskin, terlalu jahat, terlalu baik. Intinya, TER-LA-LU (ngomongnya kudu a la Bang Rhoma :p).

Tren sinetron Indonesia sekarang itu adalah menggunakan nama karakter utamanya sebagai judul acaranya. Alysa, Sekar, Lia, Yasmin, Cinta Fitri, Melati untuk Marvell, dan banyak lagi yang lainnya. Sepertinya mereka kehabisan stok judul deh.

Dan kalau kalian perhatikan baik-baik, ada adegan-adegan yang hampir selalu muncul di tiap sinetron yang entah diputar di mana saja itu. Misalnya aja, saat adegan makan pasti semua ngumpul menghadap ke meja makan yang melimpah dengan lauk-pauk dan buah-buahan segar plus segelas air jeruk. Pasti deh air jeruk. Bukan teh, kopi, ato sirup. Terus kalo di sekolah, seragam pemerannya pasti luar biasa beda sama pemeran figuran. Kalo aktris nih, pasti roknya pendek banget, dengan lengan baju yang digulung, dan dua kancing atas terbuka. Ga ketinggalan dengan berbagai aksesoris dan make up yang ga seharusnya di pake di sekolah. Yang herannya lagi, ga ada guru yang negur. Seakan itu sekolah punya mbahnya gitu. Ah, dan satu lagi, pas adegan tidur, pasti itu muka masih full make up dan rambut masih tertata rapi. Ga pengen keliatan jeleknya kali yak...

Hilangnya lima stasiun televisi muda ini ternyata sudah terjadi sejak 22 Desember silam. Berhubung tanggal segitu dt sudah di rumah di Mud Field sono dan berlanjut dengan liburan ke Ibu Kota dan baru balik ke Poor City kemaren, jadi dt baru tahu kabarnya dan merasakan dampaknya secara langsung. Dengan menghilangnya lima stasium televisi yang lebih sering dt tonton daripada ke empat sisanya, itu berarti dt akan dicekoki dengan segala keberlebihan, ketidakmasukakalan, dan ketidakmendidikan sinetron Indonesia. Well, walaupun ga semua sinetron Indonesia jelek. Masih ada satu dua yang lumayan karena menyajikan pola dan alur cerita yang sedikit berbeda.

Yang bisa dt harapkan kali ini mungkin, semoga ke lima stasiun televisi itu segera menyelesaikan izin siarnya di Poor City ini. Biar dt ga tersiksa karena kehilangan acara-acara tipi favorit dt. Paling ga Metro sama Global deh...

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H7 - Grup Curhat Buk-Ibuk: Masalah Ekonomi

Beberapa minggu yang lalu di lini masa ( timeline ) Facebook dt berseliweran beberapa cuplikan layar ( screenshot ) curhatan buk-ibuk di salah satu grup tertutup di Facebook. Berhubung penasaran, jadilah dt gabung. Sekadar pingin lihat sendiri apa iya kebanyakan entrinya seperti cuplikan layar yang dt baca. Sayangnya, ternyata beneran. Selain entri kenalan dan berbagi masakan hari ini, curhatan para buk-ibuk ini biasanya berkisar tentang permasalahan ketidakharmonisan rumah tangga (entah dengan suami atau mertua) yang kebanyakan bersumber pada permasalahan finansial. Menurut dt, ini adalah salah satu permasalahan pernikahan yang bisa diminimalisir. Semacam, kalau memang belum stabil secara finansial ya jangan menikah dulu. dt bukan bilang kudu kaya baru boleh nikah lo, ya. Stabil secara finansial. Punya pemasukan tetap yang cukup untuk biaya hidup dua kepala paling tidak, kalau bisa lebih ya alhamdulillah. dt tetiba inget pernah baca (tapi lupa baca di mana) kalau 70% percera...

Tiga Bulan Lewat

Yak, lagi-lagi dt vacuum ngeblog.. *ketawa mengenaskan* Sudah tiga bulan lebih dt ga ngeblog, dan beberapa hal yang terjadi selama tiga bulan ini. I get a job, as a trainer. Tahu sih agak melenceng dari jurusan waktu dt kuliah dulu. But i enjoy it. Dan sepertinya dt bisa lihat arah karir dt ke sebelah mana. Jadi tempat kerja dt adalah sebuah agensi SPG sebuah perusahaan susu multinasional yang sudah tersohor di Indonesia (halah :p). Ngarepnya sih, perusahaan itu bakal ngelirik dan ngerekrut dt dalam waktu dua tahun. Tapi kalau dalam dua tahun ga ada perkembangan yang menurut dt cukup pesat, mungkin dt bakal bertahan setahun lagi sambil cari opsi pekerjaan lain.. I get a partner, either. Dari dunia maya. Yang jelas mama setengah hati dengernya. Emang sih ga ada hujatan atau penolakan, tapi dt ngerasa kalau mama ga sreg saat tahu partner dt itu dt temuin di dunia maya. Mungkin mama takut dt jadi korban penipuan kek di tipi-tipi itu.. Selama itu terjadi beberapa drama yang bisa dt...

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...