Skip to main content

Temuan Besar Minggu Ini

If there is a bad news, there is a good news either.

dt sudah pernah cerita belum kalau situs Friendster itu di-block sama kampus?

Penge-block-an itu terjadi dengan dasar bahwa situs tersebut tidak berkaitan dengan pendidikan. Dan yang di-block pun bukan hanya Friendster. Multiply dan Youtube juga jadi sasaran. Well, menurut dt sih itu adalah alasan yang disodorkan untuk publik dan bukan ini alasan sebenarnya.

Ini teori dt. Menurut dt, Multiply dan Youtube di-block karena banyak mahasiswa dan karyawan yang doyan download-download seenaknya dan tentu mengurangi bandwidth kampus dalam jumlah lumayan besar. Makanya dua situs itu di-block. Sedangkan untuk Friendster ini, ternyata, isu punya isu, banyak karyawan yang memilih untuk rajin meng-up date dan mengutak-atik Friendster mereka daripada berkonsentrasi melaksanakan tugas yang harusnya mereka selesaikan. Tapi sampai sekarang ini masih jadi isu dan ga ada yang tahu kebenarannya. Dan kalau pun alasan "tidak berkaitan dengan pendidikan" itu memang menjadi dasar atas penge-block-an beberapa situs, dt justru heran kenapa situs-situs game online malah ga pernah kena block.

Setelah beberapa hari penge-block-an Friendster, temen-temen mulai cari akal untuk tetep bisa buka-buka Friendster. Dan dipilihlah Vtunnel sebagai jalan keluar yang sayangnya beberapa minggu kemudian Vtunnel juga ikutan di-block.

Still sounds like a bad news? Okay this is the good news.

Sekarang Friendster TIDAK lagi di-block sodara-sodara!

Well, ini sebenarnya karena ketidaksengajaan dt yang seenaknya buka-buka link di blog teman yang ternyata terhubung ke blog teman lain yang membuat blog di Friendster miliknya. Itupun dt baru nyadar setelah baca beberapa entri. Lemot ga sih... But yeah, walaupun telat, penemuan dt ini tetap menjadi penemuan terbesar minggu ini. Wkwkwkwk.

Comments

Popular posts from this blog

[30HM] H6: Resensi Buku: Daughter of God

Judul Buku: Daughter of God (2000) Penulis: Lewis Perdue Penerbit: Dastan Books Penerjemah: Bima Sudiarto Sinopsis Belakang Buku: Pemusnahan benda-benda seni kuno bernilai tinggi. Penculikan serta pembunuhan demi pembunuhan. Misteri dan konspirasi yang telah berusia ribuan tahun terungkap. Fondasi keimanan masyarakat modern terancam. Zoe Ridgeway, seorang broker seni terkemuka, pergi ke Swiss bersama suaminya, Seth, untuk menemui seorang kolektor benda seni. Sang Kolektor yang menjelang ajal itu ingin Zoe agar mengurus benda-benda seninya. Namun, sebelum semua urusan selesai, sang kolektor meninggal dunia dengan cara misterius dan rumahnya yang penuh dengan benda seni bernilai tinggi itu habis terbakar. Tak hanya itu, Zoe diculik dan Seth harus menghadapi orang-orang yang mengancam jiwanya. Tampaknya ada sesuatu yang seharusnya mereka tidak ketahui.Sesuatu yang keberadaannya telah lama ditutup-tutupi dan dikubur dalam-dalam oleh pihak-pihak tertentu. Zoe dan Seth terjerat ja...

Refusing Gift

Pernah menginginkan sesuatu tapi yang didapat ga bener-bener sesuai yang diinginkan? It's happening on me right now. Biasanya saat menghadapi yang kek gini dt bisa dengan legawa menerima dan bersyukur. Tapi ga tahu kenapa kali ini dt malah merasa sebal luar biasa. Jadi ceritanya semalam dt n adek ngomongin tentang mandphone yang lagi dipengenin. Adek pengen nokia X5 dan dt yang lagi naksir android pengen antara samsung 5333 atau LG GW620. Di sini mama ikutan lihat n denger pas dt browsing sambil ber-kya-kya lihat gambar-gambar henpon yang kita pengenin. Entah ada angin apa, barusan mama yang seharian emang keluar ke Surabaya, pulang-pulang dateng n nyodorin sebuah handphone LG layar touchscreen sambil bilang "ini buat kakak" Dan reaksi jujur pertama dt adalah "apaan nih maksudnya?" Sepertinya mama salah nangkep waktu denger n lihat dt semalem. Dikiranya dt pengen henpon touchscreen, mengingat most android emang touchscreen. Mungkin maksud mama mau...

Strangest Period

Menstrual syndrome kali ini benar-benar di luar kebiasaan. Biasanya saat period seperti ini, dt berlimpah energi, senyum terus mengembang, emosi meluap penuh optimisme, intinya masa terbaik dt justru pas masa period itu. Tapi period kali ini beda. Sumpah! Di mulai dari masa pre period dengan emosi labil yang berlebihan. Waktu itu kebetulan dt tanpa sengaja ikut rapat informal yang harusnya ga dt ikuti. Di sana para otak organisasi pada brainstorming memikirkan nasib organisasi ke depannya. Dan dt yang memang ga tahu duduk permasalahannya dan diem aja selama perbincangan itu (waktu itu sebenernya dt lagi asik nulis cerita) malah ngerasa bersalah. Ga jelas banget kan. Waktu itu, sesampai di kosan dt nangis sejadi-jadinya. Perasaan dt penuh rasa bersalah dan dt ngerasa seperti orang paling ga berguna sedunia.  Dan yang masuk golongan parah lagi adalah kemarin sore. Tiba-tiba dt merasa tertekan luar biasa. Depresi. Padahal detik sebelumnya dt masih ketawa-ketawa seneng sambil baca post...