Skip to main content

About Agha

Tiba-tiba dt teringat sama Agha.

Siapa Agha? Agha adalah salah satu orang yang membekas di hati dt.

Kejadian ini sudah lama banget sebenernya, tapi berhubung dt tiba-tiba inget, well, dt tulis aja yak.
dt ketemu sama Agha di mobil travel pas dt mu balik dari Sidoarjo ke Malang. Di perjalanan kami ngobrol-ngobrol tentang apa aja, tanpa nanya nama dulu. dt dan Agha masih pakai kata kamu dan aku. Terus di daerah Siring dan petang baru saja datang, Agha tiba-tiba minta tolong sama dt. Dia minta dt angkat telepon dia dan tolak telepon dari orang yang terus-terusan gangguin dia. Katanya sih suara dt (somehow) manja dan pas banget. Entah kenapa, mungkin pas itu hasrat iseng dt lagi tinggi, dt nerima permintatolongan Agha.

Ternyata saat dt angkat itu telpon, yang dt denger adalah suara cewek. Dia bilang dia mau ngomong sama Agha. dt tanyain aja ini siapa dan dia ngotot mau ngomong sama Agha tanpa mau menyebutkan namanya. Kalau ga salah inget, berdasarkan keterangan Agha, nama cewek itu Ayu. Terus si Ayu akhirnya malah nanya balik siapa dt dan apa hubungan dt sama Agha. Dan terus-terusan menggerecokin dt dengan pertanyaan "Agha mana?" dengan suara orang putus asa sambil nahan nangis. Dan herannya dt malah manas-manasin dia dengan ngejawab kalau Agha lagi demam, dia lagi tidur, di sebelah dt. Sick, huh? I know.

Habis gitu dt ngelanjut ngobrol ngalur-ngidul lagi sama Agha dan tuker-tuker no henpun. And the next days kami kontak-kontakan lewat sms. Pas ketemu, Agha memang lagi sakit, dan menurut dt, sebagai temen yang baik dan seorang calon tenaga medis, dt merasa perlu untuk nanyakan kabar dan ngingetkan tentang kesehatan dia. Dan saat itu dt merasa seperti kakak atau bahkan ibu buat Agha. And it's fun. dt merasa kek benar-benar dibutuhin sama Agha dan dt bisa menuhin kebutuhan atas kasih sayang yang (menurut dt) ga pernah dia terima dari orang tuanya. Tapi sepertinya perlakuan dt dianggep salah sama Agha. Karena tiga hari kemudian, Agha dateng ke kosan dt dan nembak dt face to face.

For Morgana's hairband! Dari sekian banyak orang yang nembak dt kenapa malah seorang Agha yang pertama kali berani ngungkapin perasaannya di depan muka dt!

Dan ujungnya? Jelas sebuah penolakan.

Walaupun dt merasa cocok dengan dia, jelas ga mungkin kalau dt nerima tembakan dia. Kromosom dia XX. dt bukan cewek yang doyan jeruk makan jeruk. Dan untuk mempertegas, yeah, Agha adalah seorang cewek.

Comments

Popular posts from this blog

Data Collecting Story (2)

dt tahu ini telat, tapi tetep aja pengen cerita. Jadi, malam sebelum malam pengambilan data, dt harus nyiapin segala sesuatunya. Dari print dan fotokopi lembar kuisioner dengan cara bikin repot mbak Mar *ngakak setan*, nyiapin timbangan berat badan (yang ini baru beli), nyiapin meteran buat ngukur tinggi badan (yang ini pake meteran baju), sampe nyiapin konsumsi buat responden besok. Nah, persiapan konsumsi ini yang pengen dt ceritain. Rencananya, setelah diwawancara, responden bakal dikasih konsumsi. Bukan nasi kotak mewah yang bisa bikin kenyang, sih. Cuma sekadar air mineral gelas plus dua buah roti yang semuanya dimasukkan ke dalam kotak kertas. Beda sama di Ngalam yang bisa pesen kue dalam kotak dalam jumah sedikit, di MudField ga bakal bisa kecuali kita pesen lebih dari 100 kotak. Padahal dt cuma butuh 70 kotak. Nah kalo pesen 100 siapa yang mau ngabisin sisa 30 kotaknya. Akhirnya beli kue sendiri, beli air mineral sendiri, dan beli kotaknya pun sendiri. Berhubung sudah t...

Routine

Wake up. Fight the traffic. Smile and serve for the next eight hours. Fight another traffic. Sleep. Receive monthly fee. Repeat.  That's basically my life right now.  Kebanyakan orang ngerasa ini normal, tapi dt ga ngerasa gitu. Rasanya ada yang salah dengan rutinitas tanpa tujuan. Kebanyakan orang bekerja karena mereka butuh uang. Well, dt juga butuh uang, tapi uang bukan motivasi utama dt kerja. Tantangan yang dt cari. dt ngerasa pekerjaan kita itu tempat aktualisasi diri. Which I don't feel right now. Mungkin itu yang bikin dt ngerasa ada yang salah dengan rutinitas dt.  Ada keinginan untuk keluar dari rutinitas yang ada sekarang, tapi selalu ada tembok yang bikin dt mikir ulang buat keluar. The Why Wall. Pertanyaan kenapa dt ada keinginan mundur dari rutinitas yang menurut banyak orang menguntungkan karena pekerjaan yang dt jalani sekarang adalah pekerjaan stabil, punya gengsi, mudah, dan berpenghasilan bagus. Dan jawaban kurang menantang kurang bisa...

It's about lying

You Are a Great Liar You can pretty much pull anything over on anyone. You are an expert liar, even if you don't lie very often. Are You a Good Liar? No comment deh... --" You Can Definitely Spot a Liar Maybe you have good instincts. Or maybe you just have a lot of experience with liars. Either way, it's pretty hard for someone to pull a fast one on you. You're like a human lie detector. Can You Spot a Liar? Well, so am I a great liar because i know the techniques? Or is it just in my blood? And the most important question is, am I really a great liar?